Kamis, 03 April 2014
DREAMLAND BEACH - KLAPA RESTAURANT BALI
Pada liburan bulan febuari kemarin saya dan temen-teman berlibur ke bali, di Bali banyak sekali tempat wisata kuliner, dan saya mengunjungi salah satu tempat wisata kuliner yang menurut saya sangat bagus dan indah. Tempat wisata kuliner yang saya dan kunjungi ini bernama Dreamland Beach - Klapa Restaurant. Rasanya belum puas liburan ke Bali tapi belum pernah datang ke Dreamland Beach - Klapa Restaurant. Restaurant ini berlokasi di Jalan Raya Uluwatu, Badug, Bali. Saya memilih tempat ini karena pemandangan pantai yang sangat indah, dan di dukung dengan pelayanan dan fasilitas yang bagus. Restaurant ini dilengkapi dengan kolam renang,pemandangan laut yang sangat fantastic. Walaupun tempat ini jauh dari penginapan saya, saya tetap semangat untuk datang dan mencoba makanan dan minuman di restaurant terserbut sambil menikmati pemandangan yang sangat membuat saya indah. Untuk harga makanan dan minuman di Dreamland Beach - Klapa Restaurant ini tidak terlalu mahal, harga minuman dari Rp. 35.000 - Rp. 50.000 dan harga makanan makanan dari Rp. 50.000 - Rp. 150.000 . Restaurant ini beroprasi dari siang sehinnga saya kurang tahu tepatnya. saya tiba disana pukul 13:00 WITA . Saya sangat tidak menyesal pernah mengunjungi restaurant ini, bahkan saya ingin berlibur lagi di Bali dan datang lagi ke Dreamland Beach - Klapa Restaurant Bali.
ARTI SAHABAT
Sahabat adalah seorang yang selalu ikut merasakan seperti ketika mendapat kesulitan, kesedihan, masalah maupun dikala mendapat kebahagiaan.
arti sahabat itu sangat luas bila di artikan satu per satu, ada yang mengartikan bahwa sahabat itu seseorang yang dapat menyimpan rahasia sesama sahabat walaupun suatu saat persahabatannya sedang mengalami kerenggangan, ada juga yang mengartikan bahwa sahabat adalah seseorang yang dapat memberikan dukungan, semangat dalam mengalami kehidupan serta nasihat dan masih banyak lagi arti sahabat menurut masing-masing pribadi seseorang.
Persahabatan yang baik adalah :
- Persahabatan yang baik tidak mementingkan dirinya sendiri
- Persahabatan yang baik saling menutupi keburukan dan kekurangan satu sama lain
- Persahabatan yang baik saling mendukung satu sama lain
- Persahabatan yang baik selalu mau membantu satu sama lain.
- Persahabatan yang baik dimana saat kita sedih maupun bahagia dia akan selalu disamping kita.
Sahabat adalah seorang yang ada di dalam kehidupan kita setelah adanya orang tua dan keluarga. Di dunia ini pasti setiap orang mempunyai seseorang sahabat karena sosok sahabat dibutuhkan oleh semua orang.
AHLI SIHIR YANG ANGKUH
Thenaliraman tinggal disebuah pekan di India. Pada suatu hari,datang seorang ahli sihir temasyhur di pekan itu lalu mencabar penduduk di pekan itu. "Wahai penduduk kampung, saya seorang ahli sihir terkemuka di India. Adakah sesiapa antara anda yang berani mencabar saya? saya boleh melakukan atau menunaikan apa-apa saja yang anda pohon. "Thenaliraman pun tambil ke hadapan dan berkata, "Boleh, mintalah apa saja, akan saya kabulkan permintaan anda," kata Tukang Sihir. "Baiklah Tukang Sihir, saya akan melakukan sesuatu dengan mata saya tertutup, tetapi Tukang Sihir melakukannya dengan mata terbuka, "kata Thenaliraman. "Ha!Ha!Ha! Mudahnya permintaan anda," kata Tukang Sihir. Thenaliraman pun duduk bersila dan menutup matanya. Dengan menggunakan tangan kanannya, dia mengambil segenggam pasir dan melemparkan ke arah matanya. " Baiklah Tukang Sihir, sekarang tunjukkanlah, " kata Thenaliraman. Tukang sihir itu terdiam, Dia tahu bahwa dia tidak boleh melakukan seperti yang diminta. Tukang Sihir itu sadar akan kesalahannya yang terlau bersikap angkuh. Dia meminta maaf kepada Thenaliraman dan terus meninggalkan pekan itu.
PILIHAN HIDUP
Hidup merupakan pilihan
Berawal dari masa kecil
Menjadi masa sebenarnya
Berawal dari tidak tahu
Menjadi tahu
Hakikat mutlak
Hidup harus bisa memilih
Berani menentukan
Selalu bersyukur
Allah tidak pernah memberikan cobaan
Diluar batas kemampuan
Keyakinan itu penting
Yakinlah dan percayalah
Allah tidak pernah tidur
Allah selalu ada untuk hamba-hambanya
Sebelum kita meminta
Allah sudah jauh terlebih dahulu mengetahui doa yang kita panjatkan
Pada-Nya
Berawal dari masa kecil
Menjadi masa sebenarnya
Berawal dari tidak tahu
Menjadi tahu
Hakikat mutlak
Hidup harus bisa memilih
Berani menentukan
Selalu bersyukur
Allah tidak pernah memberikan cobaan
Diluar batas kemampuan
Keyakinan itu penting
Yakinlah dan percayalah
Allah tidak pernah tidur
Allah selalu ada untuk hamba-hambanya
Sebelum kita meminta
Allah sudah jauh terlebih dahulu mengetahui doa yang kita panjatkan
Pada-Nya
Minggu, 24 November 2013
PENGEMBANGAN PARAGRAF
1. Paragraf Perbandingan/Pertentangan
Pascagempadengankekuatan 5,9skalarichter, sebagian Yogyakarta danJawa Tengah luluhlantak. Keadaaninimengundangperhatianberbagaipihak.Bantuan pun berdatangandaridalamdanluarnegeri.Bantuanberbentukmakanan, obat-obatan, danpakaiandipusatkan di beberapatempat.Hal inidimaksudkan agar pendistribusianbantuantersebutlebihcepat.Tenagamedisdaridaerah-daerah lain pun berdatangan.Merekamemberikanbantuan di beberaparumahsakitdantenda – tendadarurat.
2. Paragraf Analogi
Hidupdiduniahanyasementara, ibaratseseorang yang melakukanperjalanankemudianberhentisejenakuntukberistirahatdanmembelibekalmakanan.Begituurusannyaselesaimakaharusmelanjutkanperjalananketempattujuan.Begitujugahidupkita di duniainitidakakan lama, hanyauntukberibadahmencaribekaluntukkehidupan di akhirat. ketikawaktukematiantibatidakada yang bisamenolaknya. Semakinbanyakamalibadahnya, semakinbaikkehidupan di akhirat
3. Paragraf Contoh
Proses pengurusansurat-surat yang paling mudahialahdengancara “Menembak” atau ”Lewatbelakang” (Tidakmelaluiprosedur yang berlaku). Contohnyawaktumembayarpajakmobil, sayatidakmengurussendiri, tetapimenyuruhcalo yang biasamangkaldisana.Beresnyacepatsekali.Contoh lain waktuadiksayaakanmembuat SIM. Diahanyamemberikanuang da salinan KTP kepadacalolaludiadipanggiluntukdipotret.Beberapamenitkemudian, SIM pun selesai.Selainituwaktumembuataktakelahirananak, sayahanyamemerlukanwaktumenunggusatu jam dengancaramemberiuangpelicinalakadarnya. Sementaraitu, orang lain harusmenungguaktakelahirananaknyabeberapa jam setelahmenyerahkanformulirkarenatidakmemberiuangpelicin.
4. Paragraf Kausal
Mahasiswagunadarmakhususnyakelas 3EA05 hampirsemuamahasiswanyarajindalamsoalabsensi.Dan dalamsoalbertanyakedosen pun merekasangataktif.Selainitunilaitugasdankuis pun nilainyasangatmemuaskan. Makatidakheranmahasiswagunadarmakhususnyakelas 3EA05 mendapatkannilai IPK yang memuaskan.
5. Paragraf Umum-khususdanKhususUmum
Memiliki server sendirimemilikibanyakkeuntungan.Salah satunyakitadapatmemanfaatkannyasecaramaksimal.Meskipundemikianbiaya yang dikeluarkanjauhlebihbesar.Biayauntuk hardware sajasudah di atasRp 10 juta, belumlagibiayaperbulan.Selainitukitajugamembutuhkantenaga professional untukmenjadioperatornya.
6. Paragraf Klasifikasi
Berdasarkantingkatpendidikannya, tenagakerja yang tersedia di pasar Indonesia dapatdibagitigakelompok.Ketigakelompoktersebutadalahmereka yang berpendidikandasar (SD danSMP), yang berpendidikanmenengah, dan yang berpendidikantinggi.Kelompok yang berpendidikanrendahlebihbanyakdaripadakelompok yang berpendidikanmenengahatautinggi.
7. Paragraf Definisi
“Kata enzimdatangdaribahasaYunanienzymas yang bermaknamengakibatkanpergantian.Enziminilah yang disebutunsurpembuatapel, pisang, ataubuah yang lain jadimasaksertasampaiselanjutnyamembusuk. Enzimadapadaseluruhorganismehidup, terhitungjugaadapadatubuhkita.Tiap-tiapreaksikimiasertabiologi yang berlangsungdalamtubuhkitasenantiasamemerlukanenzimsebagaikatalisator, yaknizat yang sangatmungkinberlangsungnyareaksi, namuntidakturutbereaksi.Enzimterdiridari 3 golongan, yaknienzimmetabolik, enzimpencernaan, sertaenzimpangan.”
8. Paragraf Proses
Hinggasaatini, bantuanuntukparakorbanletusangunungmerapibelummerata.Hal inibisadisaksikan di beberapawilayahsleman.Misalnya, di Desa P. Sampaisaatini, wargaDesa P hanyamakansingkong.Merekamengambilnyadaribeberapakebunwarga.Jikaadawarga yang makannasi, ituadalahsisa-sisaberas yang merekakumpulkan di balikreruntuhanbangunan.Keadaansepertiinimenunjukkanbahwabantuanpemerintahbelummerata
9. Paragraf Sudutpandang
DengantersipuImasdanJakamenghalaukerbaumerekakesungai.Bersama-samamerekamemandikankerbaunya.Mereka pun sama-samamandi.Namunhalitutidak lama karenaharisudahsenja. Ayah Imasmelintingrokok di depangubukkecilnyasemabrai menungguImaspulang. Malam pun terasamulaisunyi.Dari tepihutanterdengarlolongananjing.
10. Paragraf Klimaksdan Anti Klimaks
Dalam film terlihatseekorkera yang semulalincahakhirnyalumpuh, danbutasetelahdicekokiobatmencretEntroVioform, 6 butirsetiaphariselama 2 minggu.Hadirinmenariknafas.Tetapisuasanamenekanperasaanjustrutambahmenjadi-jadisetelah film berakhir, danlampudinyalakandiruang Press Club.
Manusiaadalahmakhluk yang sedikitempedunya, danpanjangumurnya.Kudajugasedikitempedunya.Demikianjugakeledai, danbinatang-binatanglainnya yang serupaitu.Jadi, semuamakhluk yang sedikitempedunyaberumurpanjang
Minggu, 17 November 2013
KESALAHAN INTERNAL DAN EKSTERNAL DALAM ARTIKEL
Dahlan: Depok Itu Daerah Petir Terbanyak di Dunia
JAKARTA - Beberapa wilayah di Indonesia mengalami intensitas curah hujan tinggi, karena memasuki siklus hujan deras. Hujan deras yang terjadi, bukan hanya disertai angin kencang, namun juga petir yang menyambar-nyambar.
Adanya petir ini, memang menjadi momok tersendiri bagi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Pasalnya, Saluran Udara Tekanan Tinggi (Sutet) rawan tersambar listrik.
Meski demikian, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan saat ini masalah petir tersebut tidak lagi menjadi sosok yang menakutkan bagi PLN, Mantan Dirut PLN ini memaparkan, petir yang ada saat musim hujan sudah dapat teratasi.
"Waktu saya jadi Dirut PLN soal petir fokuskan diatasi, petir terbanyak itu di daerah Depok itu petir terbanyak di dunia, di Pondok Petir," katanya usai Rapim di Kantor PT Asei, Jakarta, Kamis (14/11/2013).
Sekadar informasi, Dahlan mengatakan curah hujan tinggi ini membawa dua keuntungan tersendiri bagi PLN. Pertama, karena trafo PLN akan stabil, lantaran udara dingin. Sementara kedua, hujan deras telah memenuhi waduk yang digunakan untuk PLTA.
Adanya petir ini, memang menjadi momok tersendiri bagi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Pasalnya, Saluran Udara Tekanan Tinggi (Sutet) rawan tersambar listrik.
Meski demikian, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan saat ini masalah petir tersebut tidak lagi menjadi sosok yang menakutkan bagi PLN, Mantan Dirut PLN ini memaparkan, petir yang ada saat musim hujan sudah dapat teratasi.
"Waktu saya jadi Dirut PLN soal petir fokuskan diatasi, petir terbanyak itu di daerah Depok itu petir terbanyak di dunia, di Pondok Petir," katanya usai Rapim di Kantor PT Asei, Jakarta, Kamis (14/11/2013).
Sekadar informasi, Dahlan mengatakan curah hujan tinggi ini membawa dua keuntungan tersendiri bagi PLN. Pertama, karena trafo PLN akan stabil, lantaran udara dingin. Sementara kedua, hujan deras telah memenuhi waduk yang digunakan untuk PLTA.
Sumber Artikel :
ANALISIS KESALAHAN KALIMAT
1. Kesalahan Internal
Kesalahan internal adalah kesalahan kalimat yang diukur dari unsur-unsur dalam kalimat
Kalimat paragraf 5 :
* Sekadar informasi, Dahlan mengatakan curah hujan tinggi ini membawa dua keuntungan tersendiri bagi PLN.
Analisa :
Kalimat tersebut tidak logis untuk pembuktiannya, jika kalimat tersebut dipertanyakan dengan pertanyaan “Siapa yang mengatakan curah hujan tinggi ?” Jawaban tidak dapat dicari dalam kalimat itu. Jawaban dapat ditemukan jika frasa sekedar informasi dihilangkan sehingga kalimatnya menjadi
“Dahlan mengatakan curah hujan tinggi ini membawa dua keuntungan tersendiri bagi PLN”
2. Kesalahan Eksternal
Kesalahan eksternal diukur dari unsur luar kalimat yang bersangkutan. Di sini kesalahan eksternal itu diukur dari kalimat-kalimat lain yang menjadi konteks atau lingkungannya
Kalimat paragraf 2 :
* Adanya petir ini, memang menjadi momok tersendiri bagi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Pasalnya, Saluran Udara Tekanan Tinggi (Sutet) rawan tersambar listrik.
Analisa :
Kedua kalimat pada teks tersebut merupakan kalimat yang hanya diisi keterangan. Akan lebih baik jika kalimat kedua itu diintegrasikan menjadi satu dengan kalimat. Sebelumnya atau diupayakan menjadi kalimat yang dapat berdiri sendiri, sebagaimana tampak pada hasil perbaikannya berikut.
ü Adanya petir ini, memang menjadi momok tersendiri bagi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) pasalnya Saluran Udara Tekanan Tinggi (Sutet) rawan tersambar listrik.
Atau
ü Adanya petir ini, memang menjadi momok tersendiri bagi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN. Saluran Udara Tekanan Tinggi (Sutet) rawan tersambar listrik.
Sumber Materi :
http://ocw.gunadarma.ac.id/course/economics/accounting-s1/bahasa-indonesia/membetulkan-dan-mengefektifkan-kalimat
KALIMAT INTI DAN KALIMAT TURUNAN
Kalimat inti, adalah kalimat yang terdiri dari dua unsur pusat atau inti. Pembahasan tentang kalimat inti pada dasarnya berkaitan dengan S, P, O, Pel., dan K. Pada Bab S, P, O, Pel., dan K dijelaskan bahwa unsur inti kalimat meliputi S, P, dan O atau Pel., tetapi kedua unsur terakhir kehadirannya bergantung pada jenis kata yang menempati P. Sebaliknya, unsur K tidak termasuk ke dalam unsur inti kalimat yang disebut dengan kalimat bukan inti.
II. Ciri-ciri kalimat inti
• Hanya terdiri atas unsur inti kalimat (S, P, O/Pel.);
• Unsur-unsur inti itu selalu berupa kata, tidak mungkin berupa kelompok kata;
• berpola kalimat normal (SP), bukan kalimat inversi (PS);
• Berupa kalimat berita; dan
• Tidak dalam bentuk kalimat negatif
Contoh:
(1) Ibu pergi.
S P
(2) Kakak membaca majalah.
S P O
(3) Ibu berjualan beras.
S P Pel.
Ketiga kalimat di atas termasuk kalimat inti sebab dapat memenuhi ciri-ciri kalimat inti sebagaimana disebutkan di atas.
• Unsur-unsur inti itu selalu berupa kata, tidak mungkin berupa kelompok kata;
• berpola kalimat normal (SP), bukan kalimat inversi (PS);
• Berupa kalimat berita; dan
• Tidak dalam bentuk kalimat negatif
Contoh:
(1) Ibu pergi.
S P
(2) Kakak membaca majalah.
S P O
(3) Ibu berjualan beras.
S P Pel.
Ketiga kalimat di atas termasuk kalimat inti sebab dapat memenuhi ciri-ciri kalimat inti sebagaimana disebutkan di atas.
III. Menentukan Kalimat Inti
Dalam kenyataan sehari-hari kita lebih sering bertemu dengan kalimat luas, yaitu kalimat inti yang sudah ditransformasikan dengan cara menambahkan kata atau fungsi pada kalimat tersebut. Dengan demikian, sebuah kalimat luas dapat dikembalikan menjadi kalimat inti.
Proses mengembalikan sebuah kalimat luas menjadi kalimat inti perlu memperhatikan hal-hal, sebagai berikut :
• Kalimat luas bisa berbentuk kalimat tunggal atau kalimat majemuk. Sebuah kalimat baik tunggal maupun majemuk pasti memiliki klausa bebas atau klausa utama. Perlu diketahui klausa ada dua jenis: (1) klausa bebas/klausa utama/induk kalimat, dan (2) klausa terikat/klausa sematan/klausa bawahan/anak kalimat. Ciri klausa terikat adalah adanya konjungsi subordinatif di awal klausa tersebut. Dibandingkan dengan klausa terikat, klausa bebas merupakan bagian terpenting sebuah kalimat. Karena itu, kalimat inti atau inti kalimat terletak pada klausa bebas kalimat tersebut.
• Sebab kalimat inti terdiri atas unsur inti kalimat (S, P, O, atau Pel.), unsur bukan inti kalimat harus diabaikan. Unsur K sebuah kalimat biasanya (1) berupa klausa terikat yang diawali konjungsi subordinatif yang bukan bahwa; (2) berupa frase preposisional yaitu frase yang diawali preposisi; dan (3) berupa kata yang dapat mendahului P dan kehadirannya dapat ditiadakan.
• Kalimat inti adalah kalimat yang unsur S, P, O, atau Pel berupa sebuah kata, bukan frase. Karena itu, jika unsur-unsur itu masih berupa frase, kita harus menentukan mana kata yang menjadi inti dan kata yang bukan inti frase itu. kita hanya memerlukan intinya, sedangkan yang bukan inti harus kita abaikan.
Perhatikan contoh menentukan kalimat inti berikut ini. Ketika pertemuan itu berlangsung di Jakarta, beberapa tokoh pemuda yang berasal dari daerah tersebut telah dipilih untuk menjadi pimpinan organisasi itu meskipun beberapa orang di antaranya menyatakan keberatannya.
Untuk menentukan asal kalimat luas di atas, lakukan langkah-langkah seperti di bawah ini:
· Tentukan konjungsi subordinatif pada kalimat tersebut agar kita dapat menandai klausa terikatnya.
· Konjungsi subordinatif yang terdapat pada kalimat itu adalah ketika, yang, untuk, dan meskipun. Jadi klausa terikat kalimat tersebut adalah:
ketika pertemuan itu berlangsung di Jakarta;
yang berasal dari daerah tersebut;
untuk menjadi pimpinan organisasi itu;
meskipun beberapa orang di antaranya menyatakan keberatannya
ketika pertemuan itu berlangsung di Jakarta;
yang berasal dari daerah tersebut;
untuk menjadi pimpinan organisasi itu;
meskipun beberapa orang di antaranya menyatakan keberatannya
Setelah memisahkan klausa terikatnya, kita mendapatkan klausa bebas kalimat tersebut, yaitu :
beberapa tokoh pemuda telah dipilih
S P
Sebab S=beberapa tokoh pemuda dan P=telah dipilih merupakan sebuah frase, langkah selanjutnya adalah menentukan mana unsur inti dan bukan inti pada frase tersebut. Menentukan inti dan bukan inti sebuah frase dapat menggunakan hukum D-M, di mana D=Diterangkan=inti, pokok, pangkal frase itu, sedangkan M=menerangkan=atribut, penjelas, aksesori frase tersebut.
beberapa tokoh pemuda
beberapa tokoh pemuda telah dipilih
S P
Sebab S=beberapa tokoh pemuda dan P=telah dipilih merupakan sebuah frase, langkah selanjutnya adalah menentukan mana unsur inti dan bukan inti pada frase tersebut. Menentukan inti dan bukan inti sebuah frase dapat menggunakan hukum D-M, di mana D=Diterangkan=inti, pokok, pangkal frase itu, sedangkan M=menerangkan=atribut, penjelas, aksesori frase tersebut.
beberapa tokoh pemuda
M D M
Telah dipilih
M D
Jadi, inti frase beberapa tokoh pemuda adalah tokoh, sedangkan telah dipilih adalah dipilih.
Jadi, inti frase beberapa tokoh pemuda adalah tokoh, sedangkan telah dipilih adalah dipilih.
Dengan demikian, kalimat inti Ketika pertemuan itu berlangsung di Jakarta, beberapa tokoh pemuda yang berasal dari daerah tersebut telah dipilih untuk menjadi pimpinan organisasi itu meskipun beberapa orang di antaranya menyatakan keberatannya adalah Tokoh dipilih
- Kalimat Turunan adalah Kalimat non inti merupakan hasil proses dari mentransformasikan Kalimat Inti
Sebuah kalimat inti dapat ditransformasikan menjadi kalimat transformasi atau kalimat luas dengan mengubah ciri-cirinya, tetapi dengan tetap mempertahankan kata pada S dan P sebagai intinya.
Kalimat Inti: (2) Kakak membaca majalah.
Kalimat-kalimat di bawah ini merupakan hasil transformasi dari kalimat tersebut.
(2a) Kakak membaca majalah?
(2b) Kakak membaca majalah tadi.
(2c) Kakak saya yang paling tua membaca majalah tadi.
(2d) Kakak tidak membaca majalah.
(2e) Membaca majalah, kakak.
(2f) Kakak membaca majalah saat hujan turun dengan deras.
Kalimat (2a) sampai dengan (2f) merupakan kalimat hasil transformasi dari kalimat (2) kakak membaca majalah. Jika diperhatikan kalimat (2a) sampai dengan (2f), memiliki inti S dan P yang sama dengan kalimat (2), S masih tetap diisi kata kakak dan P diisi oleh kata membaca.
Perhatikan kalimat di bawah ini!
(4) Kakak yang membaca majalah itu sangat baik.
Apakah kalimat (4) di atas merupakan hasil transformasi dari kalimat (2)? Bila kalimat di atas diteliti fungsi-fungsinya terlihat bahwa kata kakak sebagai S, yang membaca majalah itu sebagai K yang menjelaskan S, dan sangat baik sebagai P. Jadi, kalimat itu bukan berasal dari kalimat.
(2), melainkan berasal dari kalimat Kakak baik.
(4) Kakak yang membaca majalah itu sangat baik.
Apakah kalimat (4) di atas merupakan hasil transformasi dari kalimat (2)? Bila kalimat di atas diteliti fungsi-fungsinya terlihat bahwa kata kakak sebagai S, yang membaca majalah itu sebagai K yang menjelaskan S, dan sangat baik sebagai P. Jadi, kalimat itu bukan berasal dari kalimat.
(2), melainkan berasal dari kalimat Kakak baik.
Langganan:
Postingan (Atom)
